Manfaat dan Khasiat Kemangi Sebagai Antioksidan

Kemangi merupakan tumbuhan yang tergolong makanan sehat dan ternyata mempunyai manfaat yang luar biasa. Di tulisan lain pada blog ini sudah diulas mengenai manfaat dan khasiat kemangi sebagai antimikroba. Tulisan kali ini akan mencoba mengetengahkan khasiat daun kemangi sebagai antioksidan.

Tulisan ini juga masih membahas mengenai hasil penelitian Hussain dkk. (2008) yang diterbitkan di jurnal Food Chemistry edisi 108(3) sama seperti dengan tulisan sebelumnya. Sebagai tambahan informasi, untuk memudahkan komunikasi secara internasional biasanya dipakai nama ilmiah kemangi yaitu Ocimum basilicum.

Secara alami, antioksidan tersedia melimpah pada sayur-sayuran dan buah-buahan. Hal inilah salah satu alasan mengapa kita disarankan untuk mengkonsumsi sayur dan buah. Kandungan antioksidan pada sayuran dan buah akan mengoptimalkan kebutuhan tubuh kita akan antioksidan. Kelebihan maupun kekurangan antioksidan pada tubuh akan memberikan efek yang negatif. Oleh karena itu asupan antioksidan harus cukup, tidak boleh kekurangan dan tidak boleh berlebihan. Dengan kata lain kebutuhan akan antioksidan dalam tubuh harus seimbang.

Para peneliti mencari dan meneliti potensi sumber-sumber antioksidan alami yang berasal dari berbagai macam tumbuhan karena lebih aman digunakan. Banyak penelitian mengenai sumber antioksidan dari herba liar, sayuran, buah, kacang-kacangan dan rempah-rempah. Salah satu sayuran yang kaya akan kandungan antioksidan adalah kemangi (Ocimum basilicum) seperti yang telah diungkap dalam penelitian Hussain dkk. (2008) yang meneliti mengenai manfaat dan khasiat kemangi sebagai anti oksidan serta sebagai antimikroba.

manfaat daun kemangi, khasiat daun kemangi, manfaat dan khasiat kemangi

kemangi (wikipedia)

Hasil penelitian Hussain dkk. (2008) menunjukkan bahwa minyak esensial kemangi yang diekstrak dengan menggunakan air mempunyai aktivitas antioksidan yang baik. Hussain dkk. (2008) meneliti aktivitas antioksidan minyak esensial kemangi dengan menggunakan metode uji DPPH radical-scavenging, percent inhibition in linoleic acid system dan bleachability of β-carotene in lonoleic acid sistem. Dengan mengetahui tingginya aktivitas antioksidan pada kemangi ini maka tidak diragukan lagi bahwa konsumsi kemangi dalam makanan kita akan sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Konsumsi kemangi yang kaya akan antioksidan ini akan bisa mengurangi timbulnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kanker, penuaan dini, atherosclerosis (penyempitan dan penebalan pembuluh darah arteri), dan diabetes (Lee, 2005. Jurnal Food Chemistry Volume 91 halaman 131–137). Begitu luar biasa manfaat dan khasiat kemangi bagi kesehatan tubuh manusia.

Kemangi, tumbuhan yang banyak dipakai sebagai salah satu pelengkap masakan ini ternyata memiliki kontribusi yang penting bagi kesehatan. Manfaat dan khasiat kemangi memang benar-benar tidak bisa dipandang sebelah mata. Penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh tidak terkontrolnya radikal bebas yang ada di dalam tubuh akan mampu ditanggulangi oleh konsumsi kemangi maupun juga oleh sayuran-sayuran lain yang mengandung antioksidan alami. Pola konsumsi sayur-sayuran yang kaya akan kandungan antioksidan tentunya juga akan memberikan manfaat berharga bagi tubuh.

Timbulnya penyakit kanker, penyempitan pembuluh darah dan diabetes juga mampu ditekan dengan konsumsi sayuran yang kaya akan kandungan antioksidannya. Nah ini juga ternyata yang menjadi rahasia awet mudanya beberapa orang tertentu, yaitu dengan mengkonsumi sayur-sayuran yang kaya akan kandungan antioksidan untuk mencegah penuaan dini. Belum lagi manfaat sayuran sebagai sumber serat bagi tubuh, maka semakin menguatkan kita untuk secara rutin mengkonsumsi sayuran dalam menu makanan kita sehari-hari.

Barangkali anda juga tertarik untuk membaca tulisan kami lainnya yang berjudul Manfaat dan Khasiat Kemangi Sebagai Antioksidan.

Akhirnya semakin jelas bagi kita tentang manfaat daun kemangi dan khasiat daun kemangi sebagai jenis makanan sehat. Manfaat kemangi selain sebagai antimikroba juga bermanfaat sebagai sumber antioksidan alami. Bukti-bukti mengenai aktivitas antimikroba dan antioksidan sudah dipapar dalam jurnal yang dibahas dalam artikel ini dan artikel sebelumnya. Penulis berharap semoga informasi ini bisa menambah kesadaran kita akan pentingnya konsumsi sayuran dalam menu makanan kita sehari-hari.