Manfaat Temulawak dan Khasiat Temulawak Secara Ilmiah

Manfaat temulawak dan khasiat temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxburgh) sudah sejak lama diakui keampuhannya. Temulawak adalah salah satu kekayaan alam hayati asli Indonesia yang sangat perlu diapresiasi karena manfaat temulawak yang sangat luar biasa. Temulawak adalah tumbuhan obat yang sudah akrab di keseharian masyarakat Indonesia. Secara turun temurun dari generasi ke generasi, temulawak telah digunakan sebagai bahan untuk menterapi berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satunya temulawak dipercaya mampu meningkatkan nafsu makan (Zulfiani, 2013).

Sempat terkenal dan menjadi trend pula minuman temulawak yang dulu penulis pernah lihat di warung-warung. Berbagai macam penelitian untuk mengungkap manfaat temulawak dan khasiat temulawak telah banyak menunjukkan hasil dan akan terus dilakukan untuk mengoptimalkan pengetahuan mengenai tumbuhan ini.

Mungkin anda juga tertarik untuk membaca tulisan kami lainnya yang berjudul Potensi Temulawak Cream Untuk Pemutih Wajah dan Penghilang Jerawat

Manfaat Temulawak dan Khasiat Temulawak Menurut Buku Prosea

Buku Prosea mengungkap manfaat temulawak dan khasiat temulawak yaitu bahwa umbi kering temulawak digunakan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit liver, demam, gangguan pencernaan (indigestion), encok (rheumatism), dan untuk menghilangkan batu empedu. Selain itu temulawak juga digunakan untuk tonik secara umum seperti untuk jamu setelah melahirkan guna mengurangi peradangan uterine dan untuk memperlancar produksi air susu. Kegunaan lainnya adalah untuk mengatasi diare berdarah, disentri, radang pada saluran pembuangan, ambeien, gangguan pada perut yang diakibatkan oleh pilek (cold), luka yang mengalami infeksi, jerawat, peradangan pada kulit (eczema), smallpox dan anorexia. Cara mengolah temulawak diantaranya yaitu batang dan rimpang yang masih muda dijadikan lalapan baik itu dimakan mentah maupun dimasak terlebih dahulu. Bunga temulawak juga bisa dimakan dengan dimasak terlebih dahulu. Selain itu juga bisa diolah menjadi minuman temulawak.

manfaat temulawak, temulawak adalah, cara mengolah temulawak, temulawak cream, minuman temulawak, khasiat temulawak

Rimpang Temulawak (CC BY 3.0 Wikipedia.org)

Manfaat Temulawak dan Khasiat Temulawak Berdasarkan Buku Inventaris Tanaman Obat Indonesia

Selain itu, buku Inventaris Tanaman Obat Indonesia I jilid I menyebutkan manfaat temulawak dan khasiat temulawak yaitu untuk melancarkan produksi susu, untuk menyegarkan badan, untuk melegakan perut serta untuk mengurangi kejang. Ramuan untuk memperlancar air susu adalah sebagai berikut, kurang lebih 20 gram rimpang temulawak segar dicuci bersih kemudian diparut, lalu diremas-remas, selanjutnya diperas dan terakhir disaring. Perolehan perasan kemudian dicampur dengan dua sendok makan madu kemudian diaduk dan diminum sebanyak dua kali dalam satu hari sama banyaknya pada pagi dan sore.

Penelitian-penelitian Lain Tentang Manfaat Temulawak dan Khasiat Temulawak

Penelitian Diastuti dkk. (2014) menunjukkan bahwa total acetone extract (ekstrak aseton total) dan n-hexane fraction (fraksi n-hexane) temulawak mempunyai aktivitas antibakteri yang cukup signifikan terhadap P. aeruginosa dan aktivitas antibakteri yang sedang (moderate) terhadap bakteri B. subtilis dan S. aureus. Hasil analisis NMR (Nuclear Magnetic Resonance) pada fraksi n-hexane tersebut menunjukkan bahwa kandungan senyawa aktif yang berperan adalah alpha-curcumene, xanthorrhizol atau senyawa terpenoid lain yang tidak teridentifikasi, atau juga kombinasi dari senyawa-senyawa tersebut.

Xanthorrhizol yang diisolasi dari ekstrak methanol temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) mempunyai aktivitas anti jamur Candida (anticandidal) yang cukup tinggi. Hal ini ditunjukkan pada hasil penelitian Rukayadi dkk. (2006) yang menguji aktivitas xanthorrhizol sebagai anti jamur Candida. Penelitian Rukayadi dkk. (2006) tersebut menguji aktivitas xanthorrhizol sebagai anti jamur pada spesies jamur Candida albicans, Candida glabrata, Candida guilliermondii, Candida krusei, Candida parapsilosis dan Candida tropicalis. Penelitian tersebut mengungkapkan potensi aktitivitas anti jamur candida pada xanthorrhizol yang mendukung digunakannya temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) untuk mengobati candidiasis.

Rukayadi dkk. (2010) lebih jauh juga mengungkap potensi xanthorrhizol dalam melawan biofilm dari Candida glabrata, Candida guilliermondii, dan Candida parapsilosis. Jamur candida yang membentuk struktur biofilm akan lebih mampu resisten dari terapi anti jamur biasa. Xanthorrhizol mempunyai potensi untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh terbentuknya biofilm oleh jamur-jamur candida tersebut (Rukayadi dkk., 2010).

Demikian tadi uraian singkat idesehat.com mengenai manfaat temulawak dan khasiat temulawak bagi kesehatan. Temulawak sebagai tumbuhan asli Indonesia harus diapresiasi keberadaannya. Oleh karena itulah penaman temulawak baik itu dalam skala besar maupun hanya pada pekarangan rumah sebagai tanaman obat keluarga sangat perlu dilakukan. Semoga artikel yang singkat ini mampu memberikan kesadaran untuk mengapresiasi temulawak sebagai salah satu kekayaan alam di sekitar kita.