Manfaat Pandan Untuk Diabetes Berdasarkan Hasil Penelitian

Manfaat pandan untuk diabetes tentunya didasarkan pada hasil penelitian oleh ahli kesehatan. Yuk simak apakah daun pandan benar-benar bermanfaat bagi penderita kencing manis tersebut.

Pandan wangi yang memiliki nama ilmiah Pandanus amaryllifolius dikenal memiliki banyak khasiat dan manfaat. Sinonim nama ilmiah pandan wangi  adalah Pandanus odorus Rid., Pandanus hasskarlii Merr., dan Pandanus latifolius Hassk.

Tanaman herbal ini telah banyak digunakan manfaat dan khasiatnya untuk kesejahteraan umat manusia. Oleh karena itu idesehat.com kali ini akan mengulas mengenai khasiat daun dan akar pandan untuk obat diabetes berdasarkan data-data hasil penelitian para ahli.

Baca juga artikel serupa yang berjudul: Mengenal Manfaat Daun Pandan Bagi Kehidupan Manusia.

Oleh karena itu, artikel idesehat.com kali ini akan mengupas secara khusus mengenai manfaat pandan untuk diabetes (kencing manis). Artikel ini juga akan membahas khasiat akar pandan wangi berdasarkan data hasil penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal ilmiah internasional.

Penelitian Sasidharan dkk. (2011) dan Chiabchalard dan Nooron (2015) untuk Menguji Manfaat Pandan Untuk Diabetes

Sasidharan dkk. (2011) telah melakukan penelitian manfaat pandan untuk diabetes dengan menguji efek ekstrak etanol daun pandan wangi. Uji ini dilakukan pada hewan coba tikus pengidap diabetes hasil induksi streptozotocin.

Efek antihiperglikemik ekstrak pandan | Sumber: phcog.com

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar glukosa darah pada tikus-tikus pengidap diabetes (kencing manis) yang diberi perlakuan pemberian ekstrak etanol daun pandan. Jaringan pankreas tikus-tikus diabetes yang diberi perlakuan pemberian ekstrak etanol daun pandan secara histologis. Perlakuan tersebut menunjukkan secara signifikan adanya regenerasi sel-sel β bila dibandingkan dengan tikus-tikus diabetes yang tidak diberi perlakuan pemberian ekstrak etanol daun pandan.

Jaringan pada organ liver tikus-tikus diabetes yang diberi perlakuan pemberian ekstrak etanol daun pandan menunjukkan adanya pengurangan fatty changes dan nukleus pyknotic. Sementara itu jaringan pada organ ginjal pada tikus-tikus diabetes yang diberi perlakuan pemberian ekstrak etanol daun panda menunjukkan adanya perbaikan pada jaringan cuboidal. Hasil penelitian Sasidharan dkk. (2011) tersebut diterbitkan di jurnal Natural Product Research.

Penelitian Chiabchalard dan Nooron (2015) menunjukkan bahwa ekstrak daun pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.) mampu mengurangi gula darah postprandial. Penelitian tersebut juga membuka tabir bahwa ekstrak daun pandan wangi juga mampu menstimulasi sekresi insulin pada cell line sel-sel pankreas tikus.

Selain itu, penelitian itu tadi juga menghasilkan informasi bahwa ekstrak daun pandan wangi dapat menghambat aktifitas enzim alfa glycosidase. Secara umum penelitian tersebut menyatakan bahwa daun pandan memiliki potensi sebagai sumber bahan alami agen antihyperglycemic. Penelitian Chiabchalard dan Nooron (2015) tersebut diterbitkan pada jurnal Pharmacognosy Magazine.

Ekstrak Akar Pandan Menghasilkan Efek Hypoglycemic

Ekstrak akar pandan yang juga memiliki sinonim nama ilmiah Pandanus odorus Ridl. ini juga telah diteliti oleh Peungvicha dkk. (1996). Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa ekstrak air akar pandan wangi yang diberikan secara berulang dengan dosis 0,25 g/kg dan 0,5 g/kg selama 7 hari menghasilkan efek hypoglycemic yang signifikan pada tikus-tikus dibetes hasil induksi Streptozotocin. Penelitian Peungvicha dkk. (1996) ini diterbitkan di jurnal Biological and Pharmaceutical Bulletin.

Secara lebih khusus lagi, penelitian Peungvicha dkk. (1998) menunjukkan bahwa senyawa 4-hydroxybenzoic acid yang diisolasi dari akar pandan wangi memiliki efek hypoglycemic pada tikus normal setelah pemberian 5 mg/kg melalui mulut. Selain itu senyawa tersebut juga meningkatkan level insulin serum dan kandungan glikogen liver pada tikus-tikus normal. Penelitian Peungvicha dkk. (1998) ini diterbitkan di Journal of Ethnopharmocology.

Demikianlah idesehat.com telah membahas mengenai manfaat pandan untuk diabetes yang telah diteliti oleh ilmuwan. Meskipun ternyata yang diteliti untuk digunakan tidak hanya daun pandan saja, namun ternyata yang juga digunakan adalah akar pandan. Sehingga juga terungkap khasiat akar pandan wangi. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua dan juga semoga kita menjadi semakin sadar dan menghargai tumbuhan di sekitar kita. Semoga kita semua tetap dalam kondisi sehat dan bugar.

2 thoughts on “Manfaat Pandan Untuk Diabetes Berdasarkan Hasil Penelitian”

Leave a Comment